Nama : Yohanes Bagas Ari Widatama
NIM : 20200801179
Jurusan : Teknik Informatika
|
Laporan
Kegiatan
Grand
Launching PPUMI & Gerakan Satu Juta
Sertifikasi
Halal Gratis Bagi UMKM”
I.
PENDAHULUAN
Teknologi telah membuka
banyak peluang. Kemajuan ini menjadi kesempatan untuk banyak pengusaha memulai
bisnisnya terutama UMKM. Dalam Forum Khadijah ini akan banyak dibahas seputar
UMKM, Sertifikasi Halal untuk produk, Digital Marketing, seputar wirausaha,
bisnis, dll. Tema dari acara ini adalah “Menuju Sejuta Sertifikasi Halal Gratis
Bagi UMKM” Banyak pembicara yang luar biasa dihadirkan pada Forum ini,
diantaranya :
Pembicara Utama untuk WEBINAR DIGITALISASI
pukul 08.00 - 12.00 WIB :
- Kepala DPUK Bank Indonesia
- Direktur Utama Telkomsel
- Direktur Utama Bank BNI
- Kepala BPJPH Kemenag RI
Pembicara Utama untuk
LAUNCHING PPUMI & HLPD pukul 13.00 - 16.30 WIB :
- Gubernur BI (Bpk Perry Wardjiyo)
- Menteri Keuangan (Ibu Sri Mulyani)
- Menteri Koperasi & UMKM (Bpk Teten
Masduki)
- Komisaris Utama Bukalapak (Bpk Bambang
Brodjonegoro)
- Direktur Utama BRI (Bpk Sunarso)
Moderator: Bpk Agus
Muharram (Pemerhati Ekonomi & UMKM)
II.
Kegiatan Sesi I
v Narasumber
1 :
Pembicara : Ibu Yunita
Resmi Sari (Kepala DPUK Bank Indonesia)
*SS bukti diambil pada pukul 09:57
Materi :
Kontribusi UMKM terhadap
perekonomian Indonesia menunjukan posisi yang sangat strategis. Disisi lain
untuk meningkatkan kapasitas usahanya, UMKM membutuhkan bantuan dana. Biasanya
yang utama adalah dari perbankan. Akses pendanaan oleh perbankan masih
terbatas. Selain itu ada potensi lain. Potensi ini adalah dari penggunaan
Internet untuk digitalisasi UMKM. Digitalisasi ini merupakan potensi yang
sangat besar karena penggunaan Internet sudah sangat banyak dewasa ini. Dalam
pengguna internet, sebanyak 59,71% merupakan anak muda dari usia 23-35 tahun
yang mengerti tentang dunia digital.
Sebanyak 77,95% UMKM
terdampak oleh Pandemi COVID 19 ini. Belum lagi tantangan dalam akses pendanaan
oleh perbankan (perbankan menyalurkan kredit baru sebesar 20% ke UMKM). Hal ini
disebabkan oleh keterbatasan UMKM dengan tidak adanya agunan dan dokumen formal.
Dokumen formal ini penting untuk meyakinkan perbankan mengenai visibility atau
kelayakan dari aplikasi UMKM tersebut. Ini menjadi tantangan untuk regulator
untuk mendorong agar UMKM dapat memenuhi hal ini.
Framework Bank Indonesia
untuk memajukan UMKM :
Kendala dari UMKM untuk
mengakses perbankan salah satunya disebabkan oleh Assymetric Information yaitu
ketidakseimbangan informasi antara UMKM dengan lembaga keuangan. Assymetric
Information yang dialami UMKM disebabkan oleh kurangnya kesadaran pencatatan
keuangan. Pelaku UMKM kebanyakan masih mengunakan pencatatan manual ataupun ingatan.
Hal ini mengakibatkan :
- Tidak dapat memisahkan PTK pribadi dengan
usaha.
- UMKM tidak dapat memenuhi standar
pelaporan keuangan yang lazim digunakan untuk memperoleh pembiyayaan
perbankan/IKNB.
- UMKM tidak dapat meningkatkan usahanya.
SIAPIK ini sangat
membantu untuk pencatatan keuangan karena yang biasanya menggunakan banyak
pembukuan, lewat SIAPIK semuanya serba otomatis karena telah di digitalisasi.
Jadi para pelaku UMKM tidak perlu terlalu pusing mengenai pembukuan.
Point penting yang perlu
diperhatikan kedepannya terutama untuk UMKM :
- UMKM memiliki peran strategis dalam
perekonomian nasional. Namun demikian pengembangan UMKM masih mengalami
tantangan diantaranya dalam akses keuangan
- Potensi digitalisasi dalam pengembangan
UMKM rneningkat seiring dengan pesatnya perkembangan ekosistern digital
- Program peningkatan akses keuangan UMKM
secara digital salah satunya melalui SIAPIK yang dilakukan Bank Indonesia di
pusat dan daerah, bersinergi dengan Lembaga Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan,
Kementerian/Lembaga lainnya.
v Narasumber
2 :
Pembicara : Bapak Dharma
Simorangkir (Direktur Utama Telkomsel)
*SS bukti diambil pada
pukul 09:54
Materi :
Dunia sudah “World it’s
not used to be” atau sudah sangat berbeda. Sejak pandemi yang dilakukan secara
tradisional ataupun fisik sekarang menjadi begitu berbeda seperti
didigatilasasi. Digitalisasi sebenarnya menjadi kesempatan dan potensi untuk
UMKM.
Semua orang sudah
berubah. Semua orang banyak yang telah memiliki handphone. Pada zaman sekarang
yang tidak bisa mengimbangi arus maka akan tertinggal, begitupun usaha.
Digitalisasi mengambil peranan yang sangat penting pada zaman sekarang untuk dapat
secara cepat memasarkan suatu produk. Bahkan orang yang sudah memiliki toko di
marketplace bisa saja tetap tidak mengalami peningkatan. Ada unsur penting
dalam memasarkan produk pada era digital ini.
Pemasaran zaman dulu dan
zaman sekarang sungguh sangat berbeda. Traditional marketing sudah banyak
ditinggalkan oleh para pelaku UMKM hingga perusahaan-perusahaan besar.
Papan-papan reklame di jalan tol sudah banyak yang putih zaman sekarang. Zaman
sekarang dunia marketing sudah pindah ke dunia digital. Istilanya adalah
Digital Marketing. Cost untuk digital marketing lebih murah namun lebih efektif
daripada traditional marketing.
Contoh UMKM yang sukses
lewat pemasaran digital (digital marketing) :
Alur pemasaran digital :
Set
rencana branding (pemberian identitas produk) dan materi yang akan digunakan
untuk promosi.
Penjajakan,
Publikasikan konten dengan tujuan membuat customer menyadari kebutuhannya.
Pengukuran :
·
Jumlah pengunjung naik.
·
Biaya iklan perkunjungan.
·
Jumlah follower.
. Meyakinkan Customer
Pertimbangan,
Publikasikan konten yang bertujuan meyakinkan customer kenapa memilih produk
kita.
Pengukuran
:
·
Jumlah prospek.
·
Waktu kunjungan.
· Jumlah like, komen, dan share.
. Meyakinkan Customer
Pembelian, Buat program promosi yang menguntungkan customer. Pengukuran :
·
Jumlah penjualan.
·
Pendapatan/profit.
·
Rata-rata nilai order.
. Rekomendasi Customer
Promosi
mulut ke mulut, Ketika customer puas, customer akan memberitahukan ke calon
customer lainnya. Pengukuran :
·
Repeat order.
·
Tingkat kepuasan.
·
Advokasi.
Telkomsel juga membuat
inovasi untuk menambah akses UMKM ke pembeli yang lebih luas dengan aplikasi
“99% Usahaku”
III.
KEGIATAN SESI II
(Diskusi)
v Narasumber
1
Pembicara : Bapak Teten
Masduki (Menteri Koperasi & UMKM)
*SS bukti diambil pada
pukul 14:31
Materi dan diskusi :
Diawal Bapak Teten
membuka dengan bagaimana pemerintah sangat mendukung UMKM dan sangat mengapresiasi
PPUMI. Beliau menyampaikan juga bahwa Koprasi dan UMKM diarahkan untuk
melakukan transformasi besar. Arahan itu yaitu :
- Transformasi dari informal ke formal
- Transformasi ke digital dan pemanfaatan
teknologi
- Tranformasi ke dalam rantai nilai
- Modernisasi koperasi
Pemerintah juga
memastikan pengadaan barang dan jasa Pemerintah Pusat dan Daerah sebesar 40%
sebisa mungkin menyerap dari UMKM dan Usaha lokal sehingga UMKM dan Usaha Lokal
menjadi mempunyai kepastian pasar.
Pemerintah pernah
melakukan research pada 2012 bahwa Indonesia akan masuk ke-5 besar ekonomi
terbesar didunia pada tahun 2030. Karena pandemi ada sedikit koreksi bahwa
tahun 2045 nanti Indonesia sudah tak tertahankan masuk ke 10 besar ekonomi
dunia. PR Indonesia untuk mencapai semua itu adalah struktural pemerintah dan
perbaikan kinerja instansi.
v Narasumber
2
![]() |
| *SS bukti diambil pada pukul 15:51 |
Pembicara : Prof.Bambang
P.S. Brodjonegoro, Ph.D. (Komisaris Utama Bukalapak)
Materi dan diskusi :
UMKM merupakan backbone
dari perekonomian sekarang. Dalam pandemi ini E-Commerce menjadi suatu
kebutuhan dibanding menjadi pilihan pada beberapa tahun terakhir (terutama saat
pandemi). E-Commerce dapat memastikan UMKM yang pastinya begitu terdampak
karena pandemi untuk bisa tetap melangsungkan usaha nya. Menurut wilayah di Indonesia, kota-kota tier
1 (seperti Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Surabaya) berpengaruh penting
terhadap pertumbuhan ekonomi yang pesat dalam E-Commerce. Dalam masa pandemi
hal mengejutkan terjadi karena kota-kota yang bukan tier 1 mengalami
pertumbuhan ekonomi yang pesat juga. Penetrasi internet dan smartphone begitu
besar impact nya dalam keberlangsungan suatu E-Commerce. Kunci Peningkatan Tren
E-Commerce di Indonesia :
Kemudahan yang diberikan E-Commerce tak lepas dari internet. Lewat internet E-Commerce memprovide kemudahan dalam pembayaran, pengiriman, dan costumer service. Apalagi saat ini sedang pandemi, sudah tidak heran penggunaan E-Commerce semakin pesat. Hal ini sangat mendukung potensi UMKM. Kondisi Pangsa Pasar UMKM di Indonesia :
IV.
PENUTUP
Perekonomian di Indonesia
dapat maju ketika seluruh komponen yaitu pemerintah dan masyarakat dapat
bersinergi dengan baik. Terutama UMKM sebagai salah satu penggerak eknomi
Indonesia. Forum ini membuka mata dan pengetahuan baru seputar UMKM, alur
bisnis, urusan modal dengan perbankan, transformasi digital, peluang bisnis
dalam dunia digital, dll. Tidak lupa main concern acara ini adalah “Menuju 1
Juta Sertifikasi Halal” yang sangat relate sebagai salah satu negara dengan
mayoritas Muslim terbanyak di dunia yang memerlukan keamanan apakah suatu
produk itu halal atau tidak.
Sertifikat :
























